Kekayaan Alam dan Budaya di Pura Luhur Uluwatu Bali

gambar pulau uluwatu

Pula Dewata Bali merupakan tempat wisata yang menjadi ikon pariwisata Indonesia di mata luar negeri selama berpuluh-puluh tahun. Salah satunya adalah perpaduan kekayaan alam pantai, pegunungan, budaya, kuliner yang menyatu di  Pura Luhur Uluwatu Bali indonesia . Berbagai penginapan dan resort mewah pun berdiri di Uluwatu tak kalah dari tempat wisata Bali lainnya. Nah, bagaimana kekaayaan alam dan budaya di Pura Luhur Uluwatu Bali? Menjadi daya tarik wisata yang sangat tinggi di Bali?  Yuk, kita simak disini.

Kekayaan Objek Wisata di Pura luhur uluwatu

Pura Luhur Uluwatu Bali merupakan tempat wisata yang fenomenal dan sudah dikunjungi ribuan wisatawan hampir setiap hari. Keindahan Pura Uluwatu  yang berdiri di atas tebing karang menghadap samudera luas memberikan pemandangan nan  eksotis ditengah suasana sejuk pepohonan. Selain tempat beribadah, tempat ini juga menawarkan keindahan alam, budaya dan aktifitas olahraga seperti selancar.

Sejarah Pura Uluwatu

Pura Uluwatu berdiri megah di  ketinggian sekitar 97 meter dari atas permukaan laut di atas tebing karang. Pura Uluwatu ini memiliki beberapa Pura Pesanakan yang bernama Pura Bajurit, Pererepan, Kulat, Pura Dalem Selonding dan Pura Dalem Pangleburan.  Dewa yang dipuja di Pura Uluwatu adalah Dewa Rudra.

Pura yang berada di bagian barat daya Pulau Dewata ini adalah Pura Sad Kayangan yang mana dipercaya sebagai penyangga 9 mata angin menurut kepercayaan umat Hindu. Tidak diketahui persis siapa pendiri Pura Uluwatu pada awalnya, namun warga lokal percaya, bahwa tempat ini awalnya sebagai tempat pemujaan yang didirikan oleh Empu Kuturan pada abad ke -11 dan dilanjutkan sebagai tempat pemujaan oleh Dang Hyang Nirartha.

Legenda Pura Uluwatu

Menurut kepercayaan masyarakat setempat khususnya umat beragama Hindu,  konon seorang pendeta bernama Dang Hyang Nirartha mendapat wahyu dari yang kuasa untuk pergi ke sorga. Hal itu adalah waktu yang ditunggu-tunggu dan akhirnya beliau mengalami moksa naik ke surga dengan badan utuh. Sebelum moksah, Dang Hyang Nirartha meninggalakan pusaka yang akan diberikan kepada putranya yang disimpan di dalam Pura Luhur Uluwatu, ia pun menitipkan pesan kepada nelayan bernama Ki Pasek Nambangan agar memberikan kepada anaknya. Itu jugalah menjadi cerita rakyat dan alasan asal usul pura uluwatu dijadikan sebagai tempat pemujaan.

Fungsi Pura Uluwatu

Tempat wisata Pura Lurhu Uluwatu Bali merupakan  tempat pemujaan yang dibangun oleh  Empu Kuturan pada awalnya, yang menurunkan ajaran dan aturan Desa adat. Kemudian Dyang Hyang Nirartha yang mengalami moksah ke sorga. Manfiestasi Tuhan dalam hal ini yang dipuja di tempat ini adalah Dewa Rundra.

Kini, selain tempat beribadah, Pura Uluwatu juga dibuka untuk para wisatawan. Selain letak bangunan yang unik, tempat ini juga menawarkan kombinasi wisata laut, pegunungan, kebudayaan, dan lain-lain. Wisata Pura Uluwatu pun semakin mendunia takkala ombak laut menjadi tempat aktifitas berselancar.

Struktur Pura Uluwatu

Struktur Pura Uluwatu sama dengan seperti Pura pada umumnya, hanya saja pintu masuk berbentuk Gapura terbuat dari batu dengan relief daun dan bunga. Di depan gapura, Anda bisa melihat sepasang arca berkepala gajah berbentuk badan manusia berdiri.  Di belakang gapura sebelah dalam ada lorong lantai batu berundak menuju pelataran dalam. Anda akan menemukan gapura paduraksa,  jalan masuk ke pelataran lebih dalam di sebelah barat gapura. Gapura dalam memiliki atap batu dimana di atas pintu melengkung ada pahatan raksasa. Puncak Gapura seperti meruncing membentuk mahkota.

Keunggulan Pura uluwatu

Keunggulan yang paling terkenal dari Pura Uluwatu adalah selain lokasinya yang mudah terjangkau dengan berbagai fasilitasnya, keindahan sunset pura uluwatu di ujung karang menjadi daya tarik yang kuat. Anda akan menemukan banyak calon pengantin yang menjadikan tempat ini sebagai latar foto pra-wedding.

Keistimewaan Wisata Pura Uluwatu

Pesona Pura Uluwatu yang sanggup mengkolaburasikan berbagai elemen alam seperti perbukitan, laut dan budaya adalah keistimewaan yang tak bisa dipungkiri. Anda bisa menyaksikan tari tradisional Bali jelang sunset tiba yang menampilkan tarian seperti;  tari kecak di Pura Uluwatu  serta tari tradisional kisah Rama dan Shinta. Sebagai tempat pemujaan  tentunya Anda juga bisa melihat berbagai upacara di Pura Uluwatu yang dilakukan umat beragama Hindu.

Keunikan Tempat Wisata di Pura Uluwatu

Salah satu keunikan dari tempat wisata di Pura Luhur Uluwatu ini adalah, selain struktur bangunan pura yang terletak di ujung tebing, Anda juga harus berpakaian yang sopan dan menggunakan rok panjang mengingat tempat ini adalah tempat pemujaan.  Keunikan yang lain adalah, Anda akan menemukan banyak kera yang dianggap suci  bagi umat beragama Hindu. Jadi pengunjung harus memperhatikan sikap dan tidak mengganggu kera. Namun, perlu berjaga-jaga terhadap barang bawaan Anda, karena terkadang kera ini akan iseng mencuri barang seperti kaca mata, dompet, handphone, dan lain-lain. Sebaiknya, barang-barang keci dimasukkan ke tas saja.

Fasilitas Pura Uluwatu

Wisata Pura Uluwatu bali memiliki fasilitas yang cukup baik dan diperhatikan kemajuannya seiring dengan banyaknya wisatawan yang ingin menikmati kekayaan alam dan budaya di Pura Luhur Uluwatu Bali, baik dari   dalam maupun luar negeri.  Salah satunya adalah Area Parkir yang luas baik untuk  motor, mobil dan bus travel. Selain itu, Anda bisa menemukan toilet yang ditempatkan di berbagai titik tempat wisata.

Oh ya, karena tempat ini sakral, karena itu baik pengunjung wanita maupun pria harus berpakaian yang sopan. Di tempat ini disediakan kain panjang yang bisa Anda beli untuk digunakan untuk memasuki tempat wisata. Selain itu juga ada penjual buah pisang bagi Anda yang ingin memberikan kera makan. Di Sekitar Pura Uluwatu juga terdapat restoran yang menyajikan makanan kuliner khas Bali maupun penginapan dan resort mewah di Uluwatu yang tidak jauh dari kawasan Pura.

Tiket Masuk Pura uluwatu

Harga tiket masuk Pura Uluwatu untuk turis domestik adalah sekitar Rp15.000/orang dewasa dan Rp 7.500 per anak. Sedangkan wisatawan asing adalah Rp 20.000/orang dewasa dan Rp 10.000 per anak. Bagi Anda yang ingin menyaksikan penampilan tari kecak, Anda akan dikenakan biaya sekitar Rp 100.000/orang. Tarif parkir untuk bus adalah Rp 10.000,-, mobil Rp 2.000,- dan sepeda motor Rp 1.000,- Biaya masuk Pura Uluwatu bisa berubah sewaktu-waktu.

Menuju Pura Uluwatu tidaklah sulit, Ada banyak bus  maupun mobil sewa yang bisa Anda gunakan. Anda bisa menggunakan Bis Trans Sarbagita GOR Nugrah Rai dari Bandara turun di halte GWK dan naik feeder menuju Pura Uluwatu. Bagi Anda yang dari luar kota jangan khawatir, karena banyaknya peminat menuju Bali, ada banyak maskapai yang menawarkana tiket pesawat murah dan promo setiap hari menuju Bandar Ngurah Rai Bali, seperti Airasia, Lion Air, Citlink , Garuda Indonesia dan banyak maskapai lainnya.

Jangan keliling dunia dulu sebelum Kamu melihat keindahan Indonesia dari Pulau Bali.  Yuk, rencanakan perjalanan ke Bali sekarang bersama teman dan keluarga dan nikmati keindahan dan kekayaan alam dan budaya di Pura Luhur Uluwatu Bali. Untuk biaya perjalanan lebih hemat, Anda juga bisa memanfaatkan tiket pesawat murah di agen perjalanan terpercaya seperti Airpaz tujuan Denpasar Bali. Happy Traveling! (ir/rc)

Promo Jetstar Indonesia! Friday Fare Frenzy!
Menikmati Keindahan Pantai dan Tempat Wisata di Pantai Seminyak Bali