Pura Besakih, Komplek Pura Hindu Terbesar Di Bali

foto pura besakih

Jika kamu berkunjung ke Bali pasti sudah tidak asing melihat Pura yang ada di sepanjang jalan atau di halaman rumah warga sekitar. Pura merupakan tempat ibadah atau sembahyang bagi umat agama Hindu. Salah satu Pura terbesar yang ada di Bali adalah Pura Besakih.

Pura Besakih merupakan tempat sembahyang umat agama Hindu yang ada di Bali dan menjadi salah satu komplek pura Hindu terbesar di Bali. Walau sebagai tempat ibadah, Keindahan Pura Besakih juga menjadi  daya tarik wisata yang diminati wisatawan. Nah, Yuk, kita simak apa sih istimewanya Pura Besakih, Komplek Pura Hindu Terbesar Di Bali ini.

Sejarah Pura Besakih

Konon dahulu di Gunung Rawang (Gunung Rawung) ada seorang pertapa bernama Resi Markandya, karena tingginya ilmu batin, kesucian rohaninya dan sifatnya yang bijaksana membuat masyarakat memberikan julukan Bhatara Giri Rawang. Pada awalnya ia bertapa di Gunung Demulung lalu pindah ke Gunung Diyeng.

Setelah sekian lama bertapa disana, akhirnya Bhatara Giri Rawang mendapatkan titah dari Hyang Widhi Wasa untuk merambas hutan di pulau Dewa bersama para pengikutnya, setelah selesai tanah itu akan di bagi bagikan pada para pengikut Bhatara Giri Rawang.

Bhatara Giri Rawang dan 8,000 orang pengikutnya berangkat menuju tanah Bali (Pulau Dewa) dengan peralatan dan perlengkapan yang dibutuhkan. Setelah sampai di Pulau Dewa, beliau memerintahkan pengikutnya untuk merambas hutan. Namun saat merambas hutan banyak pengikutnya yang mati karena sakit dan juga karena binatang buas. Karena tidak di dahulukan dengan acara yadnya (bebantan/sesaji).

Akhirnya dengan perasaan sedih Bhatara Giri Rawang memutuskan untuk pulang kembali ke Jawa bersama pengikutnya yang masih tersisa. Beliau kembali ke tempat pertapaan untuk mohon petunjuk dari Hyang Widi. Setelah bertapa dengan waktu yang sangat lama, timbul kembali keinginan untuk melanjutkan merambas hutan yang belum selesai, akhirnya beliau kembali ke Bali dengan 4, 000 pengikutnya yang berasal dari desa Aga penduduk lereng Gunung Rawung.

Saat tiba di hutan, Bathara Giri Rawang melakukan tapa yoga semedi dengan pengikutnya mempersembahkan upacara Yadnya. Setelah upacara selesai, para pengikutnya kembali melanjutkan perabasan hutan mulai dari selatan ke utara. Berkat Hyang Widhi Wasa, Bhatara Giri Warang memerintahkan agar perabasan hutan dihentikan dan dilakukan pembagian tanah untuk para pengikutnya untuk dijadikan sawah, tegal dan perumahan.

Begitulah pengikut Resi Markandya asal Desa Aga menetap di tempat tersebut hingga saat ini. Di tempat bekas memulai perambasan hutan itu oleh Sang Resi Markandya, ditanamlah kendi yang berisi air dengan 5 jenis logam (emas, perak, tembaga, perunggu & besi) atau disebut Panca Datu lalu di perciki Tirta Pangentas (air suci).

Tempat menanam 5 logam tersebut dinamai Basuki yang berarti “Selamat” karena kedatangan Resi Markandya yang kedua dengan 4,000 pengikutnya berjalan lancar tidak seperti kedatangan beliau yang pertama, lalu di tempat itu di di bangun palinggih.

Seiring berjalan waktu di tempat itu didirikan pura atau khayangan yang dinamai Pura Besukian yang menjadi awal berdirinya pura lainnya di komplek Pura Besakih.

Lokasi Pura Besakih

Jika kalian berkunjung ke Bali dan mengunjungi tempat Wisata Pura Besakih, letaknya berada di Desa Besakih, Kecamatan Rendang Kabupaten Karangasem, Bali.  Indahnya Pura Besakih akan menyambut mu saat tiba disana, karena di dalam Pura Besakih tidak ada hanya ada satu pura saja tetapi terdiri dari  1 pura utama dan 18 pura pendamping.

Rute Ke Pura Besakih

Bagi kamu yang berasal dari luar kota yang bermaksud ingin menikmati  keindahan Pura Besakih Bali, Kamu bisa menempuh perjalanan udara  tujua Bandara Ngurah Rai, Denpasar. Banyak maskapai yang menawarkan tiket promo tujuan bandara tersebut seperti Garuda Indonesia, Citilink, Lion Air, Batik Air dan lain-lain.

Untuk menuju Pura Besakih Bali jika kamu berangkat dari Kuta membutuhkan waktu 2 jam menggunakan kendaraan pribadi dan dalam keadaan lancar, karena jarak yang di tempuh sekitar 64 Km. Pura Besakih terdapat di Lereng Gunung Agung menempati area yang berbukit dan untuk menuju kesana dapat di tempuh dengan berjalanan kaki sehingga harus menggunakan sepatu atau sandal yang alasnya tidak  licin. Di beberapa tempat kamu akan melewati anak tangga yang cukup banyak dan terjal.

Objek Wisata Pura Besakih

Pura Besakih, Komplek Pura Hindu Terbesar Di Bali ini memiliki komplek yang luas. Pura Besakih Bali terdiri dari 1 Pura Pusat (Pura Penataran Agung Besakih) dan 18 Pura Pendamping (1 Pura Basukian dan 17 Pura Lainnya).

Banyak upacara di Pura Besakih yang dilakukan sebagai ritual keagamaan umat Hindu. Salah satunya ada upacara 10 tahun sekali di Pura Besakih yang dilakukan umat Hindu yang menjadi daya tarik wisatawan lokal maupun mancanegara. Upacara tersebut dinamakan Panca Wali (Bali) Krama yang menjadi salah satu dari rangkaian upacara Bhuta Yajna.

Tujuan upacara tersebut pada intinya adalah pelaksanaan dari Bhuta Yajna dan Dewa Yajna yang memiliki makna untuk menyucikan alam semesta menuju kedamaian tatanan harmoni.

Fasilitas Pura Besakih

Untuk berwisata ke Pura Besakih, bagi Anda yang menggunakan kendaraan mobil, bis atau motor, di tempat ini tersedia lahan parkir yang cukup luas. Terdapat juga penyewaan kain sarung yang harus Anda kenakan sebelum memasuki Pura. Kain sarung harus disewa dengan harga sekitar Rp 3.000 – Rp 5.000. Tersedia juga kios-kios penjualan cenderamata bagi Anda yang ingin membeli oleh-oleh. Penginapan seperti hotel dan losmen juga bisa Anda temukan di sekitar kawasan Pura serta berbagai warung yang menyediakan makanan khas Bali.

Tiket Masuk Pura Besakih

Untuk masuk ke Wisata Pura Besakih dan melihat keindahan candi-candi yang ada di dalamnya, kamu cukup membayar sekitar 15,000/orang. Namun, anda harus lebih berhati-hati karena adanya pengalaman pungutan liar di daerah Pura Besakih yang mematok harga dari Rp 50.000,- hingga di atas Rp 100.000,-.

Nah, ketika Anda berkunjung ke Bali, jangan lupa untuk mampir ke Pura Besakih, Komplek Pura Hindu Terbesar Di Bali ini. Anda bisa menikmati suasana santai sembari belajar sejarah budaya dari umat beragama Hindu di Bali. Yuk, rencanakan perjalanan yang menyenangkan bersama teman dan keluarga ke Pulau Bali.  Happy Traveling!

Jetstar Indonesia Promo! Weekend Fare Frenzy di Airpaz!
Airpaz Weekend Sale Diskon Tiket Pesawat 24 – 26 Februari 2017