Pura Petitenget Seminyak, Tempat Wisata Menarik di Bali

gambar pura petitenget

Kita mengetahui mayoritas penduduk Bali memeluk agama Hindu. Kecintaan dan keyakinan mereka akan agamanya bisa Anda lihat di berbagai Pura yang tersebar di kepulauan Dewata ini. Mereka juga merawat tempat ibadah mereka dengan baik. Salah satu puranya yang terkenal dan didatangi dari berbagai wisatawan asing adalah Pura Petitenget Seminyak Bali. Sebuah pura yang tersembunyi di antara modernisasi restoran-restoran mewah di daerah Seminyak. Buat Anda yang penasaran dengan seluk beluk kehidupan spiritual penduduk Bali, budaya dan keindahan arsitektur bangunannya, Kami berikan sedikit gambaran dulu ya mengenai indahnya pura Petitenget!

Objek Wisata di Pura Petitenget

Pura Petitenget adalah salah satu pura yang sangat signifikan dan dibangun berabad-abad yang lampau. Dia merupakan markah tanah yang menunjukkan budaya khas Bali dan tempat ibadah penting umat beragama Hindu. Anda bisa melihat banyaknya perayaan keagamaan yang diadakan di pura ini. Pura ini juga merupakan adalah salah satu rangkaian kuil laut yang bermula dari Pura Luhur Ulu Watu yang terletak di bagian utara Bukit Peninsula hingga ke Pura Tanah Lot di sisi Barat Bali.

Ada apa di Pura Petitenget

Kelebihan Pura Petitenget adalah dia menawarkan dunia yang berbeda di tengah hiruk pikuk Seminyak. Pura Petitenget ini berdiri di tengah-tengah rimbunnya hutan tropis di Bali. Keindahan alamnya seakan memanjakan panca indera Anda. Kicauan burung yang merdu mulai terdengar setelah Anda melewati pagar yang membatasi bangunan dengan jalan raya. Lalu Anda akan berjalan menelusuri tangga naga yang terbuat dari batu hingga menuju pekarangan utamanya. Di pekarangan ini Anda akan menemukan patung-patung kecil, kuil-kuil dan pavilion tempat Anda bisa beristirahat. Bahan dasar setiap bangunan terbuat dari batu bata merah batu pasir. Bahan-bahan ini membuat suana etnik terasa kental ketika Anda memandang sekelilingnya. Bagi Anda yang mencintai seni ukir, Anda bisa melihat relief khas Bali di setiap pintu dan pagodanya. Tentunya perjalanan ke Pura Petitenget Bali ini perlu diabadikan. Matahari terbenam merupakan patokan jam terbaik Anda ber-selfie di Pura Petitenget Seminyak, Tempat Wisata Menarik di Bali ini.

Fungsi Pura Petitenget

Suasana Pura Petitenget sangatlah tenang dan kesan religius sangat terasa di sini. Penduduk Bali setiap harinya mempersembahkan makanan yang dibungkus daun pisang dan membakar dupa di sini. Kalau Anda beruntung, Anda bisa melihat perayaan Merakih yang diadakan pada hari Rabu. Perayaan ini dilakukan setiap 210 hari kalender Pawukon. Payung-payung dan kain warna warni bertaburan dan menghiasi Pura Petitenget. Anda juga bisa mendengarkan banyaknya doa-doa yang dipanjatkan.

Bagi Anda yang ingin menyaksikan penampilan tarian tradisional khas Bali, Anda bisa melihatnya di Pavilion pada perayaan ini. Ini masa-masa paling cocok untuk mengumpulkan foto-foto keren loh.

Di samping kuil utama, Anda akan menemukan sebuah kuil yang lebih kecil di sampingnya. Namanya adalah kuil Masceti Ulun Tanjung. Banyak umat Hindu meminta doa perlindungan pada dewa-dewi nya di sini. Pada masa lalu, mereka lebih meminta untuk bebas dari sakit dan kelaparan.

Kalau Anda datang tidak pas di perayaan Merakih namun ingin melihat tarian tradisional Bali, kami menyarankan Anda berkunjung saat akhir pekan. Di pavilion Bale Agung yang megah ini, Anda bisa menonton gadis-gadis Bali yang sedang latihan berdansa.

Sejarah Pura Petitenget

Pada zaman dahulu kala wilayah tempat berdirinya Pura Petitenget adalah hutan belantara yang gelap. Orang-orang yang menjelajah hutan ini selalu kembali dengan tubuh yang sakit-sakitan. Penduduk pun percaya sebuah roh bernama Bhuti Ijo tinggal di hutan yang gelap ini. Pada abad ke 16, seorang iman terkenal bernama Hyang Nirartha tiba di Seminyak. Pria yang datangnya dari Pulau Jawa ini membagikan kepercayaan Hindu ke penduduk setempat. Dia juga menyukai pantai ini.

Iman Hyang Niratha ini melihat permasalahan penduduk yang sakit-sakitan ini dan meminta mereka mendirikan kuil. Hyang Niratha memberikan sebuah kotak berharganya untuk dibawa pergi oleh Bhuti Ijo. Akhirnya penduduk desa pun tidak lagi terkena penyakit. Mereka memberi nama Petitenget ke pura ini. Peti artinya kotak dan Tenget berarti dihantui. Lalu tempat ini pun dibangun semakin lama semakin besar dan Anda tidak akan merasa seram masuk ke sini. Malahan Anda akan terpukau oleh bangunan Puri Petitenget ini.

Akses ke Pura Petitenget

lokasi Pura Petitenget berada di barat daya Denpasar. Lokasi Pura ini memang cukup terpencil tetapi mudah ditempuh. Dari arah bandara Ngurah Rai, Anda hanya membutuhkan waktu 30 menit untuk tiba di jalan Peitenget. Kalau Anda berasal dari sisi Utara via Sunset Road, Anda perlu melewati jalan Raya Kerobokan. Bila Anda berada di bagian Selatan Bali seperti Kuta, Anda harus melewati jalan Raya Seminyak. Pura ini terletak di jalan utama. Patokan Anda adalah sebuah restoran yang bernama Petitenget. Nah, pura ini terletak persis di seberang jalan. Pohon-pohon tua yang seusia pura ini memang agak menutupi bagian depan pura.

Transportasi yang bisa Anda gunakan untuk mengunjungi Pura Petitenget ini banyak. Anda bisa menyewa motor, mobil, naik kendaraan umum seperti bemo atau taksi. Kalau Anda datang beramai-ramai, kami menyarankan Anda untuk naik taksi. Pura ini juga menyediakan tempat parkir yang cukup luas. Biaya parkir yang dikenakan tidaklah mahal. Anda hanya perlu membayar sekitar Rp 2,000 – 5,000.

Seusai mengunjungi pura, Anda jangan buru-buru pulang ke tempat penginapan. Perut keroncongan akan dikenyangkan oleh banyak restoran di jalan Petitenget, jalan Batubelig, jalan Kayu Aya dan jalan Laksmana. Anda juga bisa sekalian menikmati pesona Pantai Petitenget. Anda perlu berjalan beberapa meter dari Pura dan melewati jembatan dan Anda akan menemukan pasir berwarna emas keabu-abuan dengan matahari terbenam paling indah.

Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, berlibur ke Bali bersama keluarga tercinta, tentunya tidak lupa mengunjungi Pura Petitenget Seminyak, Tempat Wisata Menarik di Bali. Bagi Anda yang berasal dari luar kota, ada banyak maskapai yang bisa Anda pilih, seperti: AirAsia, Batik Air, Citilink, Lion Air, Sriwijaya Air, Garuda Indonesia, dan lain-lain.

Jangan lupa, agar lebih hemat, Anda bisa memanfaatkan berbagai penawaran promo tiket pesawat dari maskapai maupun situs boking tiket pesawat terpercaya seperti Airpaz. Satu lagi, gunakan  fitur “pengingat harga” yang memudahkan Anda menemukan tiket pesawat sesuai dengan  harga yang Anda inginkan.  Jadi gak perlu capek nungguin tiket murah bukan? Selamat merencanakan liburan yang menyenangkan! (Juliani/rc)

Menyepi di Pantai Echo Bali
Pura Tirta Empul, Sebuah Warisan Budaya Nasional