Proses pengajuan visa menjadi hal yang cukup bikin was-was, apalagi visa ke negara-negara yang terkenal sulit seperti Amerika Serikat, Schengen, ataupun Inggris. Selain mempelajari bagaimana tips supaya pengajuan visa bisa diterima, tak ada salahnya bila kamu juga mencari tahu alasan mengapa pengajuan visa ditolak. Ini akan membantu kamu menghindarinya supaya pengajuan visamu bisa diterima.

Kurang Kuatnya Alasan Bepergian ke Destinasi yang Diinginkan serta Kembali ke Tanah Air

kurang surat keterangan travel

Ini merupakan salah satu alasan yang paling sering dijumpai pada masalah penolakan visa. Biasanya, penolakan ini terjadi bila kamu gagal memberikan surat keterangan kerja terpercaya serta membuktikan kalau kamu pasti kembali ke Indonesia setelah liburan karena banyaknya kasus penggunaan visa turis untuk mencari pekerjaan di negara yang dikunjungi. Untuk meminimalisir penolakan visa dengan masalah ini, usahakan kamu sudah bekerja setidaknya selama satu tahun di perusahaan tersebut sebelum mengajukan visa ke destinasi yang kamu inginkan.

Kurang Memadainya Dukungan Finansial

kurang uang saat membuat visa

Alasan lain mengapa pengajuan visa ditolak adalah adanya mutasi rekening yang mencurigakan, dana yang kamu miliki tidak memenuhi syarat pengajuan yang ditetapkan, serta penggunaan print-out lebih lama dari sebulan terakhir. Pihak pemberi visa pastinya melakukan pengecekan terkait dukungan finansial yang akan digunakan dalam pendanaan perjalanan ke negara yang ingin dikunjungi.

Tidak Menunjukkan Itinerary Perjalanan secara Detail

itinerary tidak lengkap

Itinerary perjalanan jadi hal penting untuk diperhatikan bila tak ingin pengajuan visamu ditolak. Itinerary ini bisa memberikan gambaran tentang perjalananmu mulai dari destinasi mana yang pertama dikunjungi, di mana kamu akan tinggal, dan lainnya. pastikan untuk menulis itinerary perjalanan secara detail, terutama yang berkaitan dengan kota mana yang akan kamu kunjungi, alamat menginap, serta transportasi apa yang digunakan untuk mobilitas.

Paspor Sudah Tidak Berlaku atau Rusak

passport rusak atau kadaluwarsa

Alasan lain yang bisa membuat pengajuan visa ditolak adalah masalah paspor. Sebenarnya bukan hanya paspor yang sudah tidak berlaku ataupun rusak yang bisa membuat pengajuan visa ditolak. Tetapi, masa berlaku paspor kurang dari enam bulan juga memiliki risiko besar penolakan terhadap visa yang diajukan. Inilah mengapa pastikan untuk memperhatikan masa berlaku paspor supaya visa yang diajukan bisa diterima.

Memberikan Dokumen Palsu

dokumen tidak lengkap atau palsu

Bukan hal yang tidak mungkin para pelamar visa melakukan cara curang dalam pengurusan pengajuan visa. Salah satunya dengan memalsukan sejumlah dokumen yang menjadi persyaratan pengajuan visa. Namun, kamu harus tahu bahwa kedutaan akan selalu melakukan pengecekan secara ketat setiap pelamar. Jika dokumen yang diserahkan ternyata palsu, mulai dari bukti keuangan, pemesanan hotel, identitas diri, surat keterangan kerja, serta surat referensi bank maka pengajuan visa sudah pasti bakal ditolak.

Tidak Menunjukkan Bukti Pemesanan Hotel

tidak ada bukti pemesanan hotel

Sebagian kedutaan terutama untuk negara-negara Eropa mensyaratkan pelamar untuk menunjukkan bukti pemesanan hotel dalam pengajuan visa. Pastikan kamu sudah memesan hotel untuk seluruh perjalananmu sehingga kamu bisa memiliki bukti pemesanan hotel yang nantinya akan kamu gunakan. Bila kamu menyewa apartemen maka kamu bisa meminta pemilik apartemen untuk menyiapkan bukti pemesanan formal sehingga kamu bisa menggunakan dalam pengajuan visa.

Meski pengajuan visa seringkali dinilai sebagai hal yang cukup menegangkan karena berbagai alasan yang menyebabkan penolakan terhadap visa yang diajukan, sebenarnya hal ini bisa diatasi. Kamu hanya perlu memastikan semua persyaratan yang dibutuhkan terpenuhi.

Sudah siap untuk traveling ke luar negeri? Selain siapkan visa dan paspor, jangan lupa pesan tiket pesawatmu di Airpaz. Dapatkan info tiket pesawat promo dengan memanfaatkan layanan pengingat harga. Traveling ke luar negeri jadi makin seru dan menyenangkan.