Jepang meman menjadi salah satu tujuan favorit bagi para pelancong yang ingin menghabiskan waktu liburan. Negara Asia ini memiliki sejumlah wisata yang menarik untuk dikunjungi, mulai dari wisata alam, budaya, kuliner, hingga wisata belanja yang menjadi kegemaran kaum hawa. Bagi Kamu yang memiliki rencana untuk liburan ke Jepang dalam tahun ini, maka harus siap-siap dengan Sayonara Tax. Lantas apa sebenarnya sayonara tax ini?

Sayonara Tax adalah Pajak Meninggalkan Jepang

Sesuai dengan namanya, maka sayonara tax merupakan pajak yang ditetapkan oleh pemerintah Jepang bagi para wisatawan yang ingin meninggalkan Jepang. Peraturan ini baru saja dirilis oleh Jepang dan mulai diberlakukan tahun ini. Besaran biaya pajak yang ditetapkan adalah 1.000 Yen atau setara dengan lebih kurang 132.000 Rupiah. Bagi Kamu yang ingin berkunjung ke Jepang, Kamu harus menyediakan budget khusus untuk membayar pajak tersebut.

Apakah Pajak ini Berlaku Bagi Semua Wisatawan?

Berdasarkan berita yang beredar, pajak sayonara ini tidak diberlakukan bagi semua wisatawan yang datang ke Jepang. Ada beberapa kriteria wisatawan yang tidak akan dikenakan sayonara tax. Siapa saja mereka? Berikut informasinya.

  1. Wisatawan yang akan meninggalkan Jepang kurang dari 24 jam setelah masa kedatangannya di negara tersebut. Namun jika masa kedatangan telah melebihi 24 jam, maka wisatawan akan dikenakan pajak sayonara.
  2. Wisatawan yang memiliki usia kurang dari 2 tahun. Hal ini tentunya akan sangat bermanfaat jika Kamu mengajak turut serta anak-anak dalam perjalanan liburan ke Jepang. Jika mereka masih berada di bawah 2 tahun, maka Kamu tidak perlu mengeluarkan biaya untuk membayar pajak sayonara mereka.
  3. Pajak sayonara Jepang ini juga tidak akan dikenakan kepada para tamu undangan yang sengaja diundang ke Jepang. Hal ini juga termasuk bagi para duta besar maupun perwakilan negara lainnya yang diutus ke Jepang.

Apabila Kamu tidak termasuk dari salah satu kriteria di atas, maka Kamu berkewajiban untuk membayar pajak sayonara yang telah ditetapkan oleh pemerintah Jepang. Lantas apa sebenarnya kegunaan dari sayonara tax ini bagi Jepang?

Baca juga: Panduan Traveling Murah ke Jepang 5D4N

Apa Kegunaan Sayonara Tax Bagi Jepang?

Sebagaimana diketahui pajak ini merupakan kebijakan baru yang dikeluarkan oleh pemerintah Jepang bagi wisatawan yang berkunjung ke negara mereka. Nantinya uang yang dikumpulkan melalui pajak ini akan digunakan untuk mengembangkan parawisata yang ada di Jepang sendiri. Hal ini berarti secara tidak langsung setiap wisatawan yang datang ke Jepang telah turut serta membangun negara tersebut. Cukup cerdas bukan?

Ternyata Pajak Serupa Pernah Dilakukan Oleh Negara Lain

Hal lain yang perlu Kamu ketahui seputar sayonara tax ini adalah Jepang bukan negara pertama yang memberlakukan pajak bagi wisatwan yang akan meninggalkan negara mereka. Ternyata beberapa negara lainnya juga pernah melakukan hal yang sama, di antaranya adalah Amerika, Korea Selatan dan juga Australia. Bahkan pajak di Australia ditetapkan pada angka 662.000 rupiah bagi wisatawan yang akan meninggalkan negara tersebut.

Terlepas dari kebijakan baru yang ditetapkan oleh pemerintah Jepang ini, tentunya hal itu tidak menyurutkan semangatmu untuk berliburan ke negeri sakura tersebut. Agar perjalananmu menyenangkan, jangan lupa menggunakan jasa tiket pesawat dari Airpaz.
tiket-pesawat-promo-hari-ini
[popup_manager id=”2″]