MRT barangkali kata ini beberapa kali Kamu dengar dalam pemberitaan di media masa. MRT atau Mass Rapid Transit merupakan salah satu mega proyek pemerintah DKI Jakarta. Proyek ini dibuat dengan menelan biaya yang tidak sedikit. Tercatat proyek ini memperoleh dana pinjman dari JBIC dan juga JICA untuk melancarkan pembangunannya. Jika berhasil proyek ini nantinya diharapkan mampu memberikan solusi atas kemacetan lalu-lintas kendaraan di Ibu Kota. Lantas bagaimana keadaannya sekarang? Berikut beberapa fakta MRT yang dapat Kamu ketahui.

  1. Mulai Dioperasikan Maret 2019

Setelah melewati masa pembangunan yang panjang, kini MRT telah memasuki babak final. Pemerintah telah memberikan ancang-acang bagi pengelola MRT untuk segera menyelesaikan pembangunan dan telah dapat digunakan oleh masyarakat pada akhir maret tahun ini. Tentunya ini menjadi kabar baik bagi masyarakat Indonesia, khusus warga Jakarta yang ingin merasakan sensasi menggunakan mode transportasi masal satu ini. Jika Kamu tertarik, maka usahakan akhir maret nanti Kamu mengunjungi Ibu Kota, Jakarta.

  1. Memiliki Tarif Berkisar Rp. 9.000

Fakta kedua terkait MRT ini adalah tarif yang dicanangkan oleh pemerintah DKI Jakarta. Berdasarkan informasi yang beredar, pengguna MRT ini nantinya akan dikenakan tarif lebih kurang Rp. 8.000 hingga Rp. 9.000. Namun hal ini masih dalam kajian pemerintah bersama instansi terkait lainnya. Jika tarif ini nantinya benar-benar diberlakukan, maka sudah tentu akan sangat membantu saat Kamu jalan-jalan di Jakarta. Hanya bermodal 9 ribu rupiah saja Kamu telah dapat mengunjungi suatu tempat tanpa harus berdesak-desakan di tengah kemacetan.

Baca juga: Senang Selfie? Yuk Ke Haluu World Jakarta

  1. MRT akan Melalui 13 Stasiun

Fakta selanjutnya tentang MRT yang harus Kamu ketahui adalah mode transportasi ini akan melalui 13 stasiun. Masing-masing stasiun terdiri atas 7 stasiun jenis elavated dan 6 stasiun jenis underground. 7 stasun elevated tersebut adalah Lebak Bulus, Haji Nawi, Fatmawati, Blok M, Blok A, Cipete Raya, dan Sisingamangaraja. Sementara 6 stasiun lainnya berada di kawasan Senayan, Bendungan Hilir, Istora, Dukuh Atas, Bundaran HI, dan Setiabudi. Tentunya hal ini pun akan mempermudahmu untuk mengunjungi objek-objek wisata yang ada di Jakarta. Sebab jika ingin mengunjungi salah satu objek yang ada, maka Kamu cukup berhenti di stasiun yang terdekat dengan objek wisata tersebut.

  1. Transportasi Masal ini akan Melayani Publik dalam Kurun Waktu 20 Jam

Berapa lama MRT akan beroperasi? Tentunya hal ini akan menjadi pertanyaan penting untuk ditemukan jawabannya. Pasalnya dengan mengetahui jam operasional dari MRT ini, Kamu dapat mengatur jadwal perjalanan selama berada di Jakarta dengan lebih baik. MRT akan mulai beroperasi sejak pukul 5 dini hari dan akan berhenti beroperasi pada pukul 24.00 WIB. Secara keseluruhan saran transportasi ini dapat Kamu nikmati dalam kurun waktu lebih kurang 20 jam. Jadi aturlah sedemikian rupa jadwal perjalananmu jika ingin menggunakan transportasi ini.

Bagi Kamu yang berada jauh dari luar Jakarta dan ingin mengunjungi kota metropolitan Jakarta ini dalam waktu dekat, Kamu dapat melakukan perjalanan dengan menggunakan pesawat terbang. Penasaran dengan MRT jakarta ini? Segera pesan tiket pesawat di Airpaz dan dapatkan berbagai promo menarik hanya di Airpaz.