Meskipun negara Singapura memiliki luas wilayah yang tak terlalu besar, nyatanya negara ini mampu menarik banyak wisatawan untuk berkunjung ke sana. Beragam destinasi wisata bisa dijumpai mulai wisata alam, wisata sejarah, wisata kuliner, wisata belanja, bahkan juga wisata religinya. Salah satu destinasi wisata religi sekaligus sejarah yang bisa jadi tujuan para pelancong saat berkunjung di Singapura adalah St Andrew’s Cathedral yang berlokasi di kawasan distrik Civic tepatnya di St Andrew’s Road, Singapura.

Mengulik Sejarah Singkat St Andrew’s Cathedral

St AndrewGÇÖs Cathedral - Mengulik Sejarah Singkat St AndrewGÇÖs Cathedral

Gereja St Andrew’s Cathedral merupakan gereja Anglikan pertama sekaligus terbesar yang ada di Singapura. Gereja ini didesain oleh Colonel Ronald McPherson dengan mengusung gaya arsitektur neo-gotik yang mana menggantikan kapel asli yang sudah dibangun pada tahun 1852. Kapel asli tersebut telah mengalami pembangunan beberapa kali hingga pada tahun 1857 kapel tersebut kembali dibangun dengan rancangan desain yang baru setelah sebelumnya mengalami kerusakan akibat tersambar petir.

Pembangunan wall gereja St Andrew’s Cathedral mendapatkan sokongan pendanaan dari para pedagang Skotlandia sehingga gereja ini juga dikenal dengan Santo Pelindung Skotlandia. Selain itu, pembangunan gereja tersebut juga melibatkan para buruh India yang terpidana dan terlatih. Bahkan, saat terjadi Perang Dunia II, gereja tersebut juga pernah digunakan sebagai rumah sakit darurat.

Dengan kemegahan desain arsitektur bangunannya serta nilai sejarah pada gereja tersebut, hal ini tak mengherankan bila akhirnya gereja St Andrew’s Cathedral dinobatkan sebagai monumen nasional di tahun 1973. Gereja ini menjadi salah satu karya paling berharga di bidang arsitektur serta menjadi salah satu bangunan yang dilindungi yang ada di negara Singapura.

Baca juga: Mengenal Peradaban Etnis Singapura di Nus Baba House

Keunikan dan Kemegahan Gereja St Andrew’s Cathedral

St AndrewGÇÖs Cathedral - Keunikan dan Kemegahan Gereja St AndrewGÇÖs Cathedral

Keberadaan gereja St Andrew’s Cathedral menunjukkan bahwa Singapura memiliki kepedulian tinggi terhadap berbagai bangunan bernilai sejarah yang ada di sana. Meskipun gereja St Andrew’s Cathedral sendiri memiliki ukuran yang mungkin tak terlalu besar bila dibandingkan beberapa katedral di negara lainnya termasuk Indonesia, nyatanya gereja tersebut memiliki nilai seni, budaya, serta sejarah yang tak bisa dilewatkan begitu saja. Inilah mengapa pra pelancong dari berbagai negara pun tertarik untuk berkunjung dan mengagumi karya seni bangunan yang megah dan indah tersebut.

Buat kamu yang belum pernah datang ke Singapura ataupun mampir ke gereja St Andrew’s Cathedral, kamu mungkin masih penasaran seperti apa bangunan gereja yang dinobatkan sebagai salah satu monumen nasional di Singapura tersebut. Saat berjalan ke dalam area katedral tersebut, kamu akan melalui pintu masuk dengan bentuk melengkung. Selanjutnya, kamu akan melihat ada tiga jendela kawa berwarna yang mengisi area apse atau kubah setengah yang mana masing-masing didedikasikan kepada tiga tokoh penting yaitu Sir Stamford Raffles, John Crawfurd, serta Mayor Jendral William Butterworth.

Bukan hanya itu saja, di sana kamu juga bisa menjumpai tablet yang difungsikan untuk memperingati para korban pemberontakan Sepoy di tahun 1915. Para pengunjung juga bisa melihat sejumlah artefak dan beberapa benda bersejarah lainnya untuk lebih mendalami bagaimana sejarah katedral tersebut.

Selain bangunannya yang megah dan diperkaya dengan eksteriornya yang menawan, gereja St Andrew’s Cathedral ini memang sangat layak untuk dijadikan sebagai salah satu destinasi wisata religi, sejarah, dan seni saat berkunjung ke Singapura.

Baca juga: Wisata Anti Mainstream Singapura yang Harus Kamu Jelajahi

Bagaimana Menuju ke St Andrew’s Cathedral?

St AndrewGÇÖs Cathedral - Bagaimana Menuju ke St AndrewGÇÖs Cathedral

Bila kamu ingin jalan-jalan ke St Andrew’s Cathedral baik untuk mempelajari bagaimana sejarahnya ataupun sekedar berfoto dengan latar bangunan berkonsep neo-gotik yang sangat unik, kamu bisa menjangkaunya dengan menggunakan MRT. Stasiun MRT terdekat dengan lokasi gereja tersebut adalah stasiun City Hall. Untuk memasuki area gereja tersebut tidak dipungut biaya alias gratis.

Jalan-jalan sambil mengenal sejarah serta seni yang ada di suatu wilayah pastinya memberikan pengalaman tersendiri. Kamu bisa mulai merencanakan liburanmu untuk berkunjung ke Singapura dan menikmati keindahan St Andrew’s Cathedral. Kamu bisa memesan tiket pesawatmu melalui situs ataupun aplikasi Airpaz. ada beberapa maskapai bisa jadi pilihan seperti Air Asia, Garuda Indonesia, Malaysia Airlines, Singapore Airlines, dan lainnya. Jangan lewatkan untuk menikmati tiket pesawat promo dengan memanfaatkan fitur pengingat harga dari Airpaz.

tiket-pesawat-promo-hari-ini