Makassar disebut juga sebagai pintu gerbang Indonesia Timur karena potensinya yang luar biasa hebat. Percaya atau tidak, jika kamu ke Makassar, kamu bisa melihat kota ini memang sangat mengesankan. Nah, bagi kamu yang suka travelling dan ingin menjelajahi Makassar serta berbagai potensi wisatanya, kamu berada di tempat yang tepat. Di sini, ada banyak destinasi wisata yang bisa kamu jelajahi. Langsung saja, ya.

Tempat Wisata di Makassar

Hal menariknya dari beberapa suku yang ada di Makassar ialah kamu bisa melihat beragamnya budaya, bahasa, adat istiadat, bangunan khas masing-masing suku hingga kuliner yang terus berkembang baik dari sisi jumlah maupun rasanya. Nah, di sini kamu akan tahu wisata apa saja yang ada di Makassar dari mulai wisata budaya, alam, religi, hingga kuliner dan oleh-oleh khasnya. Wah, menarik kan? Check this out!

Tempat Wisata Budaya di Makassar

Tak kenal maka tak sayang. Maka, kamu juga perlu mengunjungi beberapa destinasi wisata budaya dan sejarah berikut ini agar kamu semakin mengenal dan mencintai Makassar.

  • Benteng Somba Opu

Benteng Somba Opu terletak di Jl. Dg Tata, Kelurahan Benteng Somba Opu, Kec. Barombong, Kab. Gowa atau sekitar 6 km dari kota Makassar (15 menit ditempuh dengan kendaraan). Benteng ini dibangun oleh Kerajaan Gowa, yakni Raja Gowa ke-9, Daeng Matanre Karaeng Tumapa’risi’ Kallonna abad 16 untuk menghadapi penjajahan Belanda. Di sini, kamu bisa melihat besar dan panjangnya Benteng Somba Opu yang menjadi saksi bisu perjuangan rakyat Makassar pada saat itu.

  • Kawasan Rumah Adat Somba Opu

Di area Benteng Somba Opu terdapat Gowa Discovery Park yang cocok untuk wisata keluarga. Selain itu, di sini terdapat juga kumpulan rumah adat yang menggambarkan beragamnya suku dan adat di seluruh Sulawesi Selatan. Jadi, jika kamu masuk ke kawasan rumah adat ini, kamu serasa menjelajahi seluruh Sulawesi Selatan karena di sini kamu bisa melihat dengan detail setiap rumah adat dari seluruh suku di Sul-Sel.

shutterstock_143648746

  • Fort Rotterdam

Jika kamu ke Kota Daeng, Makassar, rasanya tidak akan lengkap tanpa menjelajahi Fort Rotterdam. Fort Rotterdam dikenal juga dengan nama Benteng Ujung Pandang. Benteng ini merupakan salah satu peninggalan dari Kerajaan Gowa-Tallo. Fort Rotterdam berada di pinggir pantai, tepat sebelah barat pusat Kota Makassar sangat terkenal hingga ke telinga turis asing karena sejarahnya. Jaraknya juga dekat, sekitar 1 KM dari Pantai Losari.

  • Museum Balla Lompoa Gowa

Jika kamu ingin menengok kembali sejarah, budaya dan peninggalan kerjaan Gowa, kamu bisa datang ke Museum Balla Lompoa Gowa yang terletak di Jl. K. H. Wahid Hasyim No.39, Sungguminasa, Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan atau hanya sekitar 10 KM dari pusat kota Makassar. Beberapa peninggalan yang bisa kamu lihat adalah mahkota, simbol kerajaan, payung raja, senjata hingga pakaian dan bendera kebesaran termasuk juga barang-barang dan naskah-naskah penting di zaman itu.

Tempat Wisata Alam di Makassar

Bagi kamu yang suka jelajahi wisata alam, Makassar juga menyimpan sejuta pesonanya. Berikut ini daftar wisata alam yang bisa kamu jelajahi bersama teman atau keluarga;

shutterstock_1098037340

  • Pantai Losari

Yang satu ini sudah pasti harus ada di dalam list kamu. Pantai ini berada di Jln. Penghibur dan keindahannya tak diragukan lagi. Memang, Pantai Losari tidak seperti pantai lain yang memiliki pasir, karena di sini tidak ada pasir. Di tepi pantai, kamu justru lihat beton berjejer. Tapi tenang, ada banyak wahana permainan yang bisa kamu coba di sini dari mulai memancing, bermain banana boat, jogging, bersepeda dan masih banyak lagi termasuk mencicipi kuliner khas Makassar di sini.

  • Taman Nasional Bantimurung

Bagi kamu yang suka suasana alami, jangan lupa untuk mampir ke Taman Nasional Bantimurung. Lokasinya ada di Kabupaten Maros atau 45 km dari Kota Makassar. Disarankan untuk menggunakan kendaraan pribadi atau sewa untuk menuju taman nasional ini. Di sini, dengan luas taman sekitar 43.750 Ha, kamu bisa lihat ada bukit kapur, gua, air terjun dan masih banyak lagi.

Penemu taman nasional ini yakni Alfred Russel Wallace, seorang ahli botani dari Inggris menyebut taman ini sebagai kerajaan kupu-kupu karena ada lebih dari 250 jenis kupu-kupu. Ada banyak kupu-kupu cantik yang bisa kamu lihat baik yang masih beterbangan maupun yang diawetkan. Nah, biaya masuknya juga murah sekitar Rp 20.000 per orang. Kamu bisa datang ke sini kapan saja, akhir pekan dan hari libur biasanya ramai pengunjung.

  • Taman Laut Taka Bonerate

Taman laut ini terletak di daerah Kota Benteng, Kepulauan Selayar. Nah, taman nasional ini bisa dikatakan sebagai surganya penyelam dan pecinta snorkeling karena pemandangan bawah lautnya yang menakjubkan. Jika kamu mau ke sini, datang pas bulan April hingga Mei.

Pada bulan-bulan itu, arus dan suhu air juga dalam kondisi baik sehingga jarak pandang sewaktu kamu menyelam juga sangat jelas. Biaya masuknya sekitar Rp 25.000 untuk turis lokal dan Rp 60.000 untuk turis asing. Kamu juga bisa sewa peralatan untuk menyelam dan cukup merogoh kocek Rp 250.000.

shutterstock_696346099

  • Malino

Bosan dengan pantai dan laut? Kamu bisa coba pergi ke Malino dengan panorama dan udara khas pegunungan. Malino berjarak sekitar 90 km dari kota Makassar. Perjalanan kamu menggunakan kendaraan pribadi seperti mobil atau sepeda motor lebih menyenangkan.

Apalagi, ada kawasan hutan pinus dan batu kapur yang membuat pemandangan di sepanjang perjalanan semakin memukau. Ada juga Air Terjun Takapala dan Air Terjun Seribu Tangga yang siap dijelajahi. Malino ada di ketinggian 1.050 mdpl dan suhu udara berkisar 10 – 26 derajat Celcius. Jadi, siapkan jaketnya ya.

shutterstock_684598051

  • Tanjung Bira

Pantai yang satu ini jaraknya cukup jauh yakni kurang lebih 200 km dari pusat kota Makassar. Jaraknya memang jauh tapi dijamin worth it. Tanjung Bira terkenal hingga ke telinga wisatawan asing karena keindahan pantainya termasuk pasir putihnya yang lembut.

Belum lagi keindahan bawah lautnya juga memukau. Kamu cukup bayar Rp 30.000 untuk sewa alat snorkeling atau sewa sepeda motor dengan biaya Rp 65.000 untuk berkeliling di sekitar pantai. Kamu juga tidak perlu khawatirkan fasilitas karena semua lengkap di sini dari mulai restoran hingga penginapan. Oya, tiket masuk pantai ini murah, hanya Rp 5.000 per orang.

  • Pemandian Air Panas Lejja Alami

Pemandian air panas Lejja ini berada di Bulue, Mario Riawa, Soppeng, Makassar. Kamu cukup membayar tiket Rp. 10.000,- (dewasa) dan Rp. 4.000 (anak-anak) sudah bisa merasakan kesegaran air hangat ini. Selain berenang dan berendam, kamu juga bisa lihat langsung sumber air panasnya. Ada jalan setapak menuju sumber air dengan diameter sekitar 50 cm.

  • Pulau Samalona

Lagi, Makassar miliki surga bagi pecinta diving. Di Pulau Samalona yang terletak di Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, kamu bisa merasakan pemandangan bawah laut yang menakjubkan. Apalagi, tercatat ada sekitar 7 kapal perang Dunia 2 yang menjadi bangkai di sini. Kamu bisa lihat ikan dan terumbu karang berada di dalam dan sekitar kapal-kapal tersebut.

Baca juga: Ini Daftar Terminal Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar

Tempat Wisata Religi di Makassar

Makassar yang kaya akan agama, suku dan bahasa juga menyimpan beberapa wisata religi yang selalu ramai dikunjungi wisatawan, berikut ini daftarnya;

  • Masjid Terapung Makassar

Masjid dengan nama asli Masjid Amirul Mukminin ini tergolong sangat unik. Ya, ini karena masjid ini dibangun di atas laut. Masjid yang dikenal dengan Masjid Terapung ini bahkan dinominasikan sebagai masjid terapung yang pertama ada di Asia Tenggara.

Nah, masjid ini sudah menjadi ikon wisata religi Makassar. Jadi, jangan sampai kamu lewatkan. Lokasinya ada di dekat Pantai Losari, masih di Jln. Penghibur, no 289, Losari, Ujung Pandang, Kota Makassar. Waktu terbaik untuk berkunjung saat Maghrib karena kamu bakal lihat sunset yang sangat menawan.

  • Al-Quran Raksasa di Masjid Raya Makassar

Selain masjid terapung, kamu juga bisa kunjungi Masjid Raya Makassar yang dibangun sejak tahun 1949. Kamu bakal menyaksikan keindahan aristektur dengan perpaduan gaya timur tengah dan mediterania. Menariknya, ada Al-Quran raksasa di masjid ini. Beratnya mencapai 584 kg. Masjid ini terletak Jln Masjid Raya, Baraya, Bontoala, Andalas, Makassar. Masjid ini terbesar kedua setelah Masjid Al-Markaz.

shutterstock_200214572

  • Masjid Al-Markaz

Jika kamu bertanya, masjid terbesar di Makassar, Masjid Al-Markaz jawabannya. Masjid ini berada di Jln Mesjid Raya, Kecamatan Bontoala, Makassar. Masjid ini dapat digunakan oleh 50.000 jamaah sekaligus. Desainnya mengacu pada masjid-masjid yang ada di Arab Saudi. Warna hijau mendominasi dan ada menara setinggi 84 meter.

  • Gereja Katedral

Nama lain dari Gereja Katedral ini adalah Gereja Hati Kudus Yesus. Lokasinya ada di seberang Lapangan Karebosi yang merupakan Titik Nol Kilometer Kota Makassar. Jadi, bagi kamu yang Kristiani, tidak akan kesulitan untuk menemukannya. Gereja ini didirikan pada tahun 1898 dan telah menjadi cagar budaya hingga saat ini. Adapun bentuk dan desainnya mengarah ke gaya arsitektur Eropa dari awal dibangun hingga saat ini. Ya, bentuknya masih sama persis sewaktu pertama kali dibangun.

  • Klenteng Ibu Agung Bahari

Nama lain dari klenteng ini adalah Thina Ho Kong, artinya Istana Ratu Langit. Klenteng ini terdiri dari 4 bagian dan tempat sembahyang ada di bagian belakang. Desain arsitektur khas budaya Tionghoa dengan warna merah yang mendominasi. Lokasinya ada di Jl. Sulawesi No.41, Pattunuang, Wajo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Jadi, masih ada di pusat Kota Makassar.

Tempat Wisata Kuliner di Makassar

Rasanya memang ada yang kurang pas di hati saat kamu di Makassar, tapi kamu tidak jelajahi wisata lidahnya. Nah, berikut ini beberapa yang direkomendasikan untuk kamu coba;

shutterstock_260304530

  • Coto Nusantara (Coto Makassar)

Kalau kamu ke Makassar, tentu saja jangan sampai lupa cicipin Coto Makassar. Ada banyak penjajal coto khas ini, tapi ada satu yang direkomendasikan untuk kamu, Coto Nusantara. Warung soto ini ada di Jln Nusantara No. 32, Makassar. Pemiliknya, H. Makmur hanya gunakan daging sapi lokal dan diolah secara khas hingga teksturnya empuk. Bumbu rempahnya juga khas. Apalagi, harganya ramah juga.

  • Coto Gagak

Coto gagak sangat terkenal di Makassar. Kuliner ini masuk kategori kuliner khas Makassar yang harus kamu coba. Rasanya sangat lezat dan sangat terkenal. Oya, coto ini tidak pakai daging burung gagak ya, hanya namanya saja. Coba saja icip-icip kapan saja kamu mau karena di sini, sajian coto buka selama 24 jam. Lokasinya ada di Jln. Gagak No.27 Mariso, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

  • Pallu Basa Serigala

Walau namanya Pallu Basa Serigala, kamu tidak akan menemukan menu dengan daging serigala di sini. Hampir sama dengan coto, tapi di sini dagingnya lebih lembut dan dimakan dengan nasi. Harganya juga sangat murah. Cukup dengan kocek 15 ribu saja kamu bisa puasin hasrat kuliner kamu. Datang saja ke Jln. Serigalan No.54 Sulawesi Selatan.

  • Iga Bakar Dan Sop Konro Karebosi

Sop Konro tergolong salah satu masakan legendaris di Makassar. Iga sapinya yang dimakan dengan ketupat juga rasanya sangat lezat. Nah, jangan lupa untuk pesan Konro bakarnya karena menu ini kata orang-orang paling enak, walaupun yang lain juga enak. Coba saja datang ke Jln. Gunung Lompobattang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

  • Sop Saudara Jalan Irian

Ada di Jln. Irian Makassar, Sop Saudara tidak pernah sepi pengunjung. Rasa dari sop dengan nisi bihun, kentang, daging sapi, kikil, lidah hingga paru (bisa sesuai request) dan ditambah dengan telor bebek, ini tidak bisa ditawar lagi. Kamu harus coba. Harganya juga sangat terjangkau. Apalagi, warung ini buka selama 24 jam jadi kamu bisa datang kapan saja.

  • Sate Mase Masea

Sate Mase Masea bukanlah Sate Padang, bukan pula Sate Madura walau dipadu dengan ketupat atau lontong. Rasa sate yang berada di Jalan Bandang No. 6C, Makassar ini sangat khas dan sudah melegenda karena dibuka dari tahun 80-an. Kamu bisa memanjakan lidah dengan sate ayam dan sapi, lontong plus siraman bumbu kacang dengan aroma khasnya. Harganya juga sangat terjangkau. Cobain deh.

  • Rumah Makan Seafood Apong

Buat kamu yang kantongnya tebel dan pecinta Seafood, kamu bisa mampir ke Seafood Apung yang ada di Jln. Pangeran Diponegoro No. 95, Makassar. Ada banyak menu seafood dan yang paling dicari adalah Kepiting Telur Asin. Rasanya sangat enak. Ada juga menu lain seperti cumi-cumi, kerang, lobster dan masih banyak lagi. Harga setiap menunya bisa dikatakan lumayan mahal.

Tempat Wisata Oleh-Oleh di Makassar

Jika kamu cari oleh-oleh di Makassar buat orang di rumah, Jln. Somba Opu yang ada di Makassar bisa menjadi tempat yang tepat. Somba Opu dikatakan sebagai pusat oleh-oleh terbesar dan terlengkap di Sulawesi Selatan. Di sini kamu bisa temukan apa saja dari mulai makanan tradisional, oleh-oleh berupa kerajinan tangan tradisional, peci khas Bugis, sarung khas Bugis hingga kain tenun Toraja bahkan termasuk juga Minyak Gosok Cap Tawon yang legendaris. Jangan lupa untuk asah kemampuan kamu dalam tawar-menawar.

Transportasi ke Makassar

Ada beberapa pilihan transportasi untuk sampai ke Makassar. Pertama, kamu bisa terbang menggunakan pesawat dan turun di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Kedua, kamu bisa naik kapal PELNI jika ingin mencoba perjalanan laut. Ketiga, jika kamu berada di Sulawesi Selatan, kamu bisa gunakan bus atau kendaraan pribadi. Ada banyak armada bus yang siap antar kamu ke Makassar.

Nah, itulah penjelasan detail mengenai apa saja yang perlu kamu tahu tentang Makassar dari mulai tempat wisata alam, budaya, sejarah, hingga wisata kuliner dan religinya. Semoga, artikel ini membantu kamu yang ingin menjelajahi Makassar. Selamat berpetualang di Makassar!

tiket-pesawat-promo-hari-ini