Keindahan Kawah Ijen Banyuwangi yang mendunia

gambar kawah ijen

Kawah Ijen merupakan Danau vulkanik terluas di dunia dan menjadi wisata unggulan dari Banyuwangi. Untuk mencapai kawah ijen, Anda harus jalan mendaki ribuan kilometer dan sesekali akan bertemu dengan masyarakat lokal yang membawa belerang dari puncah ijen. Jangan kaget, karena sangat banyak sekali turis mancanegara rela mendaki menuju kawah ijen, selain untuk menikmati pemandangan danau vulkanik, mereka juga ingin menyaksikan percikan blue fire yang keluar dari kawah serta keindahan sunrise di puncak gunung. Keindahan Kawah Ijen Banyuwangi yang mendunia ini pun semakin rame diserbu para pengunjung dari berbagai daerah khususnya anak-anak muda pencinta alam dan gunung.

Sejarah Kawah Ijen

Cagar alam Kawah Ijen terdapat di Provinsi Jawa Timur yang dulunya adalah bagian dari Negeri Blambangan. Nama itu muncul ketika  Menak Jinggo menolak untuk mengakui kekuasaannya Majapahit sehingga terjadilah perang antara kerajaan Majapahit dan Blambangan.

Pada tahun 1722, Kawah Ijen sempat dijadikan tempat persembunyian seorang pangeran dari Kerajaan Wilis saat bergerilya melawan VOC, walaupun pada akhirnya tertangkap. Tanahnya yang bergelombang dan hutannya yang lebat membuat tempat wisata ini sekilas tampak menakutkan.

Wisata Kawah Ijen Banyuwangi

Dengan membayar harga tiket masuk Kawah Ijen yang hanya sebesar Rp 5.000,- ( weekday) /Rp 7.500,-  (weekend) per orang untuk domestik, dan Rp 100.000,- (weekday)/ Rp 150.000 rupiah (weekend) untuk wisatawan asing. Kamu dapat menikmati berbagai keindahan pemandangan alam yang luar biasa di ketinggian Kawah ijen yang mencapai sekitar  2.799 meter di atas permukaan laut.

Kawah Ijen sendiri merupakan danau vulkanik berwarna toska di  gunung Ijen. Saat pagi hari, ia menampilkan pemandangan indah dari sinar matahari yang berwarna keemasan yang memancar ke kawah tersebut. Selain itu, ada juga pemandangan hamparan pohon Manisrejo (Cantiqi) yang daunnya berwarna kemerahan di sekitar lerengnya, bebatuan dinding kawah berwarna belerang, dan pemandangan alam pegunungan yang menakjubkan.

Pemandangan Blue Fire

Blue Fire atau Api Biru merupakan fenomena alam menjadi daya tarik paling kuat di Kawah Ijen. Tidak seperti api pada umumnya, percikan api yang cukup besar di Kawah Ijen ini  berwarna biru. Popularitas fenomena Blue Fire ini telah mendunia hingga ke Eropa, terlihat juga dari para pengunjung banyak dari kawasan itu. Pemandangan menakjubkan Blue Fire  ini dapat dilihat pada dini hari sekitar pkl 03-04 pagi hari.

Perjalanan ke Kawah Ijen

Lokasi Kawah Ijen berada di Banyuwangi dan Bondowoso.  Lokasi Kawah Ijen bisa Kamu tempuh dengan memakai beberapa alat transportasi alternatif. Misalnya menyewa Jeep/ Trooper, Angkot, maupun naik ojek untuk menuju ke Paltuding (pintu masuk Kawah Ijen).

Dari Paltuding, kamu harus mendaki sepanjang 3 km untuk menuju ke lokasi Kawah Ijen  (1,5 km awal menanjak dan jalan lebar, lalu diteruskan dengan 1,5 km rute pendakian yang sedikit landai). Maka itu, untuk dapat pergi ke sana, diperlukan stamina yang prima menuju Kawah Ijen Banyuwangi.

Bagi Kamu yang dari luar kota, bisa menggunakan banyak maskapai menuju Bandara Surabaya ataupun langsung ke Banyuwangi. Tiket pesawat tujuan bandara ini tergolong murah, Anda bisa mencoba pesawat Lion Air, Garuda Indonesia, dan lain-lain.

Bagi Kamu anak-anak Indonesia, jangan sampai ketinggalan melihat dan menikmati Keindahan Kawah Ijen Banyuwangi yang mendunia ini loh. Lakukan persiapan yang matang untuk memudahkan Anda menelusuri jalur pendakian dan sampai di puncak melihat keindahan kawah, blue fire dan matahari pagi.

Wisata Alam Curug Cipendok Cilongok Banyumas
Daftar Kode Promo Airpaz.com 2017!