Fakta Taj Mahal, Istana Megah Bukti Cinta Raja bagi Permaisurinya

Sebagai salah satu situs warisan dunia versi UNESCO, popularitas Taj Mahal sudah bisa dirasakan sampai ke seluruh dunia. Kamu sendiri tentu juga sudah mengenal istana megah di India ini bahkan sejak SD, kan?

Menariknya, Taj Mahal India tak hanya sekadar istana megah saja, lho! Kalau kamu mempelajari sejarahnya, kamu bisa ketahui kalau bangunan yang luar biasa ini memiliki arti khusus.

Penasaran mau tahu apa kisah Taj Mahal yang sesungguhnya? Yuk cek daftar dakta dan sejarahnya berikut ini!

Sejarah dan Fakta Taj Mahal di India

Taj-Mahal-Sejarah-dan-Fakta

1. Bentuk penghormatan bagi istri penguasa.

Walaupun sekilas terlihat seperti sebuah istana atau masjid dengan kubah putih besar, tahukah kamu kalau sebenarnya Taj Mahal merupakan pemakaman? Tepatnya adalah pemakaman Mumtaz Mahal, yang merupakan permaisuri Shah Jahan, kaisar Mughal yang berkuasa pada masa tersebut.

Memang benar bahwa Shah Jahan punya banyak istri selayaknya para raja yang berkuasa pada zaman dahulu. Hanya saja, Mumtaz Mahal ini sangat istimewa karena konon Shah Jahan hanya mencintai Mumtaz Mahal.

Tercatat keduanya menikah pada tahun 1612. Hanya saja, sayangnya pada tahun 1631 Mumtaz Mahal harus meninggalkan suaminya karena meninggal setelah melahirkan anak ke-14.

2. Shah Jahan belum pernah mengunjungi Taj Mahal.

Meskipun Taj Mahal didirikan atas perintah Shah Jahan sebagai tanda cintanya kepada Mumtaz Mahal, konon Shah Jahan belum pernah mengunjungi tempat ini, lho! Salah satu penyebab utamanya adalah konflik internal di dalam istana yang berujung pada pemenjaraan Shah Jahan lantaran perebutan kekuasaan di antara anak-anaknya.

Aurangzeb, salah satu putra Shah Jahan dengan Mumtaz Mahal, sukses menggulingkan kekuasaan ayahnya pada 1658. Ia kemudian memenjarakan ayahnya seumur hidup di Benteng Agra. Dan sejak saat itu, Shah Jahan hanya bisa memandangi Taj Mahal melalui celah kecil di bilik penjaranya sampai akhirnya ia meninggal karena sakit.

3. Butuh 22 tahun, 20.000 pekerja, dan 1.000 gajah untuk mendirikan Taj Mahal.

Desain dan luas Taj Mahal yang spektakuler tentunya tidak diselesaikan hanya dalam waktu singkat. Apalagi, proyek ini dimulai di tahun 1631, di mana teknologinya tentu belum semaju sekarang. Tercatat, proyek pembangunan Taj Mahal baru selesai tahun 1653, yang berarti butuh 22 tahun untuk menyelesaikan proyek ini.

Tak hanya durasinya saja yang lama, jumlah pekerja yang dibutuhkan untuk menyelesaikan Taj Mahal juga tidak main-main. Berdasarkan catatan sejarah, total ada 20.000 orang pekerja yang berkontribusi menggarap proyek ini dan mereka berasal dari berbagai negara di dunia – India, Persia, Ottoman (Turki), hingga Eropa.

Kalau zaman sekarang sudah ada alat berat yang bisa mengangkut material berukuran besar dengan bobot berat, bagaimana dengan zaman dulu, ya? Menurut catatan sejarah, konon pembangunan Taj Mahal juga melibatkan sebanyak 1.000 gajah untuk mengangkut material-material berat yang mustahil dibawa oleh manusia.

4. Agar Taj Mahal tidak bisa ditiru, Shah Jahan lakukan ini.

Dicintai oleh seorang raja yang memerintahkan pembangunan bangunan megah sebagai tanda cinta – rasanya kisah Taj Mahalini terdengar sangat romantis, ya? Akan tetapi, tahukah kamu kalau ternyata ada cerita mengerikan di balik kisah romantis pembangunan Taj Mahal ini?

Saking cintanya pada Mumtaz Mahal, Shah Jahan ingin agar keindahan Taj Mahal tidak bisa ditiru oleh orang lain. Oleh karena itu, konon ia memotong ibu jari alias jempol semua orang yang terlibat dalam pembangunan Taj Mahal, mulai dari arsiteknya hingga seluruh pekerja.

Meski begitu, kisah Shah Jahan memotong ibu jari para arsitek dan pekerja ini tidak ada dalam catatan sejarah sehingga tidak ada bukti yang cukup kuat untuk mendukung cerita ini. Hmm, semoga saja cerita ini benar hanya isapan jempol belaka, ya!

5. Dibuat dengan beragam jenis batu semi mulia.

Keindahan Taj Mahal tak hanya terletak pada desain arsitektur maupun kemegahan ukurannya. Meski begitu, memang benar bahwa luas kawasan Taj Mahal ini sangat spektakuler, yaitu dengan luas bangunan yang mencapai 42 hektar, kubah besar yang tingginya mencapai 73 meter, dan memiliki 4 kubah kecil yang mengelilinginya.

Di area makam Mumtaz Mahal sendiri, bagian ini dilapis dengan marmer putih yang masih terawat dengan sangat baik hingga saat ini. Makam tersebut juga dihiasi dengan tulisan kaligrafi dalam huruf dan bahasa Arab. Di samping itu, ada juga detail dekorasi berbentuk bunga yang terbuat dari 28 jenis batu semi mulia. Contohnya marmer, lapis lazuli, giok, dan bahkan kristal.

Mengingat dedikasi dan cinta besar Shah Jahan bagi istrinya ini, dan julukan “Perhiasan dalam Istana” yang disematkan kepada Mumtaz Mahal, rasanya desain dan interior mewah ini memang cocok untuk sang permaisuri, ya?

Rekomendasi Hotel Terdekat

The Oberoi Amarvilas Agra Hotel 
Hotel Atulyaa Taj 
Howard Plaza The Fern, Agra 

Cara Pergi ke Taj Mahal

Taj-Mahal-Cara-Pergi-ke-Taj-Mahal

Lokasi Taj Mahal bukan berada di pusat kota, sehingga perjalanannya cukup memakan waktu. Kamu bisa naik kereta dari Stasiun Delhi dengan lama perjalanan yang mencapai 3 jam. Tapi kalau kamu tidak mau berdesak-desakan di dalam kereta, kamu bisa langsung cari penginapan atau hotel di Agra. Jadi, kamu bisa langsung naik taksi atau malah berjalan kaki untuk mengunjungi Taj Mahal.

Keindahan Taj Mahal dan statusnya sebagai situs warisan dunia yang disematkan sejak tahun 1983 tentu cukup jadi alasan untuk mengunjungi lokasi ini, minimal sekali seumur hidup. Dan kamu tak perlu repot-repot cari tiket pesawat atau reservasi hotel agar perjalananmu semakin nyaman karena semuanya bisa kamu lakukan lewat Airpaz.com atau aplikasi Airpaz di smartphone, lho!

promo-Airpaz

Share with others

Tinggalkan komentar